Tuesday, January 16, 2018

Kisah Penyembuhan Kanker dengan Air Zamzam

Berdasarkan kisah dituturkan sendiri oleh Laila al Hafwa wanita muslim dari Maroko yang menderita penyakit Kanker.

Sesudah 9 tahun menderita penyakit ganas yang mematikan yakni kanker, saat itu keimananku kepada Allah sangat lemah, jauh dari Tuhan dan SyariatNya. Saya beranggapan kecantikan dan kemuliaan wanita akan abadi sepanjang hidupnya. Ketika mengetahui terkena penyakit kanker, terpikir untuk bunuh diri saja karena penyakit ini sungguh ganas dan mematikan. Namun teringat dengan suami dan anak-anakku maka niat itupun luntur dengan sendirinya.

Ternyata Allah hendak memberiku hidayah melalui penyakit ini dan juga pada banyak orang. Ketika berobat di Belgia mereka menyarankan untuk memotong payudara dan menghilangkan semua bulu yang ada di tubuhku serta mencabut semua gigi. Aku menolak semua itu dan minta diberi obat saja. Makin lama kanker makin menyebar ke seluruh tubuh, aku makin lemah dan sering sakit-sakitan.

Allah memberikan ilham pada suamiku agar pergi ke Mekkah untuk mengunjungi Ka’bah dan memohon kepada Allah agar aku bisa sembuh. Kamipun berangkat ke Mekkah dan setelah melakukan thawaf aku berdoa dan memohon agar Allah tidak menyia-nyiakanku. Wanita-wanita di Masjidil Haram yang sering melihatku menangis terheran dan ingin tahu, aku jelaskan perihal kankerku. Mereka akhirnya diijinkan suamiku untuk menemaniku beri’tikaf memohon kesembuhanku. Aku tidak tidur terlalu banyak dan makan sedikit saja kecuali minum air Zamzam. Pada hari ke-5 teman-temanku meminta untuk membasuh tubuhku dengan air Zamzam, semula hal itu kutolak, namun entah mengapa seperti ada yang nendorong melakukan hal tersebut.

Dan akhirnya mukjizat itupun datang dari Allah, setelah membasuh seluruh tubuh dengan air Zamzam semua benjolan di tubuhku menghilang, Allohuakbar. Akupun memberitahukan kabar gembira itu kepada suamiku. Kukatakan padanya, ajal dan kematian hanyalah di tangan Allah dan tidak ada yang mengetahui hal ghaib selain Allah.

No comments:

Post a Comment